Tampilkan postingan dengan label Puisi iseng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi iseng. Tampilkan semua postingan

13 Oktober 2011

Suka dan Duka

Hidup ini penuh dengan suka dan duka..

terkadang kita tertawa bahagia,
serasa semua milik kita,
tapi bila kesedihan itu datang,
serasa Tuhan tak adil pada kita.

Suka dan duka pun silih berganti...
mungkin hari ini dan mungkin esok hari.

Suka yang kita punya sekarang,
Duka yang mungkin akan datang.

Tersenyumlah,
syukurilah,
dan.... nikmatilah.

Percaya...Tuhan selalu ada untuk kita.





26 Juli 2011

Dia

Dia..
Yang tak mungkin dilupakan
Pada hati , ingatan dan rasaku
Meskipun terasa tak begitu dekat
Tapi, sudah menjadi satu dalam bayangan.

Dia..
Yang tak akan melupakan
Pada rasa, kenangan dan kebaikan
Meskipun terasa sudah begitu dekat
Tapi, tak bisa membuatnya bertemu

Dia..
Hanya ilusi dalam ingatan semata
Hati dan rasa yang tak bisa tersatukan
karna...
Dia sudah begitu menyakitkan

Dia..
Dimana itu...keadaan itu...
tak akan bisa mampu
membuat...
Dia menjadi satu dalam kehidupan ini.

21 Juli 2011

Ketulusan Palsu

Kau datang dan kita berbicara bersama,
Tapi!...

Mengapa kau lebih memilih pergi,
pergi untuk tidak bersama lagi.

Seharusnya aku sadar,
Tapi!...

Mengapa aku tak menyadarinya,
menyadari akan ketulusanmu yang palsu.

19 Juli 2011

" Poetry Hujan :Setetes Air Mata

Kesabaran yang selalu ada pada dirimu,..
Rasa laparmu selalu kau tutupi demi anak-anakmu,
kau begitu tulus dan mencintai,
rasa cinta dan sayang selalu kau hadirkan.

Aku selalu membayangkan,
bagaimana wajah kebahagiaanmu,
wajah tawamu, wajah senyummu,
Dan wajah hari tuamu.

Hatiku teriris, begitu sakit dan perih.

Ibu.... jangan kau jatuhkan untukku,
sesuatu yang mahal pada dirimu,
meskipun hanya setetes Air Mata,
akan menjadikan beribu-ribu tetesan hujan,
karna tetesan hujan itu,
akan membuat anakmu menyesal seumur hidup Ibu!.

Tapi ! " Mengapa Tuhan.

dimasa aku bisa memberi,
dimasa aku dapat membahagiakannya,
Engkau memanggilnya,
Engkau membawanya.

Membawa Ibu untuk tinggal disisiMu.
Dan , tak akan pernah kembali padaku lagi.

Puisi ini diikutsertakan pada Kuis " Poetry Hujan " yang diselenggarakan
oleh
Bang Aswi dan Putri Amirilis

24 Maret 2011

Hari Terakhir

Ajakan terakhirmu masih terdengar jelas di telingaku,
kau begitu berharap dan meminta,
banyak hal yang kau utarakan,
agar aku dapat mengikuti keinginanmu.

Tapi sayang...semua yang kau ajukan,
tak membuat jawabanku berubah,
melainkan penolakan dan banyak alasan yang aku berikan.

Kau lesu..kau mulai kecewa...namun!
aku melihat ada kasih dan cinta di matamu
hingga kau mengabulkan apa yang aku minta.

Tuhan....mungkin ini jalanmu
seharusnya aku mengikuti apa maunya
seharusnya aku melakukan apa yang diperintahnya
tapi aku lalai...aku acuh dan mengabaikannya.

Hingga hari itupun tiba...
dimana aku dapat merasakan
hari itu adalah hari terakhir ...iya hari terakhirku,
hari terakhirku melihat, memeluk dan memandangnya,

Sampai hari ini aku tak dapat lagi melihatnya.
Dia yang menyayangiku.



Puisi untuk Ayah

23 Maret 2011

Dibalik Jendela

Dibalik jendela pikiranku kosong
melayang tak berujung
Dibalik jendela ..terasa
begitu gelap dan sunyi

Dibalik jendela kulihat diluar sana
indah dan begitu cerah
tak seperti diruangan ini...sepi, sunyi
hanya ada tumpukn-tumpukan buku lama yang mulai usang

Dibalik jendela..aku melihat
kecerahan itu berganti menjadi hujan
hujan yang menguasai, hingga..membasahi

Dibalik jendela yang mulai menatapku
dan mulai menyadari
betapa aku merindu karnaMu

18 Maret 2011

Sesuatu yg Tak Disadari

Sesuatu yang terjadi jangan kau jadikan sebuah alasan. Karna sebenarnya alasan itu hanya kita yang menciptakannya.... jadilah untuk tetap memegang janji, jika tak bisa maka katakan, dan jangan kau biarkan seseorang kecewa karna ulahmu.

Kau tak berarti dan aku juga tak berarti...namun tak semestinya kita saling menyakiti...hanya untuk menutupi perasaanmu dan malu karna aku.

Kau hebat tapi perbuatanmu tak sehebat apa yang orang2 katakan untukmu...tapi kau bisa tersenyum meskipun disebalikmu ada yang terluka.

Karna itu, Pekalah untuk sesuatu... hanya kamu yang tau akan jawaban itu.


**

Aku akan memulainya...
mengabarkan dan mengatakan..
karna sesungguhnya , aku tak biasa...
ada seseorang yang menungguku..

2 Maret 2011

Sunyi

Kesunyian ini begitu hening,
tanpa suara apalagi keributan,
meskipun sesekali terdengar,
Tapi...
tetap saja sunyi..

Kesunyian ini begitu indah,
tanpa suara tapi menyejukkan,
meskipun sesekali,
Tapi...
Aku menyukainya

Kesunyian dan kesendirian,
sering dialami oleh kita...
kesunyian yang diinginkan,
kesendirian yang dibutuhkan.

24 Februari 2011

Hanya Mimpi

Begitu ceparkah waktu berlalu,
baru memulai dan sudah akan berakhir kembali.

Cuaca yang begitu indah,
angin, udara.... gemericik air,
seakan nyata kehadiranmu.. di hadapanku.
berdiri dan menyapa....namun
pada saat aku menoleh
menyadari sesaat dan terbangun..... kalau ini hanyalah mimpi.

memang sebagusnya ini hanyalah mimpi,
sebuah mimpi yang tidak pernah menyakiti.

27 Januari 2011

Sendiri

Memilih sendiri bukan karna tidak disukai..
menyendiri juga bukan diasingkan.

Ada saat dimana kita menginginkan kedamaina..
hati, pikiran, kesibukan...dan kenyamanan.

Sendiri...dalam kesunyian
Sendiri meskipun dalam keramaian...



Note : Untuk aku kesendirian itu menyenagkan

28 Desember 2010

Kertas Biru

Sengaja kutulis singkat untuk diriku...
..sedikit kata sebagai keindahan kertas biru bergambar hati disudut kertas.
Lagu merdu yang kudengarkan, mengiringi kata-kata manis.

Kertas Biru sahabatku,...

Sampaikan salamku padanya...
untuk saat ini dan seterusnya jangan biarkan aku mengisi tentangnya dikertas biru ini.
Karna aku tidak ingin lagi menghabiskan kertas biruku dengan kata-kata.

Kertas biru sahabatku,...

Jangan bersedih karna keputusanku, percayalah kalau ini bukan dari akhir rasaku padamu. Aku hanya ingin lembaran baru datang padamu...dan aku bisa memulai kehidupan yang lebih menyenagkan tanpa harus menyertaimu.
Dan sampai pada waktunya...kututup lembaran terakhir ini.


22 Desember 2010

Ibu

Ibu..maafkan aku
Hari ini aku tidak bisa mengunjungimu.
Melihat goresan namamu juga pembaringanmu yang tenang itu.
Bunga putih yang wangi..
selalu menjadi penghias rumah damaimu.

Ibu..maafkan aku
Salahku ketika dulu....
ketika aku melawan padamu,
ketika aku mengambil uangmu,
ketika aku tak dapat menolongmu,
ketika aku tak dapat menemanimu...

Ibu..maafkan aku
Anak yang tidak bisa merasakan penderitaanmu,
Anak yang tidak dapat membahagiakanmu,

UntukMu Ibu..yang selalu kurindu dan kucinta.
UntukMu Ibu..yang selalu ada dalam Do'a dan Pujianku.
UntukMu Ibu..yang selalu hebat dalam apapun jua.

Do'a dari anakmu....yang selalu merindukanMu.
Semoga Ibu mendapat ketenangan dan kedamaian dialam sana...Amin..


Puisi untuk Ibu

15 Desember 2010

Sayang

Sayang...
Sebenarnya aku malu ingin mengatakannya, dan aku juga tidak tahu harus memulainya dari mana untuk kata-kata ini.

Sayang..
Kejujuranmu selalu membuat aku ingin sekali mengatakannya, kata-kata yang indah dan manis..wajahmu, tawamu, candamu, kehadiranmu....

Sayang..
Apakah kau mendengar!
Aku sangat berterimakasih padamu..., karna kau aku begitu berharga.
semua yang aku lakukan, kau selalu mendukungku
semua yang aku masak, kau selalu memakannya
Batrey HP ku selalu terisi dengan penuh tanpa aku bergerak mengecasnya.
Pulsa HP ku selalu terisi tanpa aku memintanya.
Jalan2 sore, kepantai di hari libur, makan diluar selalu kau tawarkan bila ingin menyenagkan aku.....

Sayang..
Aku gembira, dan mulai bergembira..bahkan sangat gembira.
Harapaku....Semoga Tuhan melindungimu untukku....

14 Desember 2010

Kenapa dan Mengapa

Ada banyak kata yang ingin kukatakan..
tentang Kenapa! dan Mengapa!

Seandainya saja aku bisa melakukannya, pasti semua ini akan berakhir baik.
Rasa ketakutan sering meraja lela...,
rasa kekhawatiran sangat mengganggu kehidupanku.

Tapi kenapa?...kau begitu tenang dan dingin..
sementara aku membuat wajahku menjadi bodoh tak berpikir.
" Ya..bahkan sangat memalukan.
Tapi mengapa?...aku begitu lelah.

Tuhan...hentikan aku, tapi jangan kau hentikan Dia tentang aku.

1 Desember 2010

Sahabat

Sahabat..Apa kabarmu hari ini..
apa yang kau kerjakan hari ini..
apakah kamu bergembira dan bahagia?

Sahabat..hari-hariku indah, bahkan sangat indah dari yang aku bayangkan.
Namun?? dari keindahan itu...
aku juga mneginginkan keindahan itu ada padamu.

Sahabat..bisakah kita berbicara sebentar, janji!! tidak banyak dan bertele-tele,
kata lama yang aku pendan dan sedikit kata yang ingin aku ucapkan.
' apakah kau ingat denganku....

27 Oktober 2010

Indah

Indahnya yang kau berikan
Indahnya yang kau suguhkan

Namun...
Dalam sekerlip..mataku terpejam
semua akan lulu lantah olehMu

1 Oktober 2010

Langkah Terhenti

Langkah terhenti saat tersadar,
hanya dapat kunanti dalam mimpiku.

Bagaimana bila ini terjadi,...
kaki yang salah langkah,
berayun... kini berputar balik.

Keinginan, terkadang sulit di mengerti...
saat hilang dan jauh....
bisa menjadi dekat dan sangat dekat...
namun apa yang terjadi, semua sulit diucapkan....membisu dan terkunci!!!
Lagi-lagi.., Langkah terhenti!!

16 Agustus 2010

Apakah ini Cinta

Tuhan!..
Aku berharap Engkau tidak bosan terhadap keluh kesahku,
Aku tau...ini bukan hal yang Engkau sukai,
aku tak berdaya, aku lemah, aku tidak kuat.

Tuhan!..
Ampunilah aku..., mungkin ini pertanyaan terakhirku padaMu,
karna aku tau, hal seperti ini tidak seharusnya aku tanyakan padaMu.
Engkau yang maha tau, Maha segala...
ampunilah aku.

Tuhan!..
Apakah ini cinta...
aku dapat melihatnya meskipun mataku tertutup,
aku dapat mendengar langkahnya meskipun dia tidak ada,
aku dapat merabanya meskipun dia tidak wujud,
aku dapat merasakan kesendiriannya, sunyi tanpa teman dan pendamping hidup.
Aku ingin menjadikannya satu cinta dihatiku.

Tuhan, berikanlah aku jawaban itu...

12 Agustus 2010

Kesendirian_mu

Hal yang tidak bisa kembali dalam hidup adalah masa lalu...
masa lalu yang membuat kita selalu terkenang,
sengaja ku menepis,
masa itupun tak hilang.

Aku salah, tidak pernahnya mengiklaskan..
meski hati telah terobati,
mengiklaskanmu untuk yang lain aku tak bisa,
sungguh egoisnya aku!

Perasaan bersalah dan berdosa menghantui,
keiklasan tidak setulus hati dapat kuberikan,
& kini kau dalam kesendirian, tanpa teman dan pendamping...

“ Mungkin ini karma jawabmu!..astagfirullah, maafkanlah aku..
sungguh!! maafkanlah aku..

Dengarlah, kehidupanku yang kini bahagia..berkad do'amu
& kini akan kubagikan juga kepadamu,
kelak teman hidupmu nanti dapat menjaga hartamu dengan baik,..

Dahulu terasa indah, kemudian bersedih..
Dahulu begitu bersedih dan bersalah, kini akan berakhir dengan kebahagiaan...



Puisi untuk Sahabat

22 Juni 2010

MilikMu

Dengan berlalunya waktu, aku pun menyadari..
Keindahan hanyalah sementara,
Kebahagiaan bukanlah milikku.

Sungguh sulit aku menemukanmu,
Sungguh sulit mengapai mimpiku,
Sungguh sulit mendapat kebahagiaanku

Walaupun hatiku marah,

Tapi,...Dengan sabarMu...Kau.. menenagkanku..
Menyambut tanganku, dengan lembut,
berbisik sayup di telingaku, ....iklaskanlah
Maka, ..rasa sakit yang kau rasa akan hilang,
Jalan pengampunan selalu ada,
dan tidak ada rasa dendam yang tak bisa di hapuskan!
Keindahan di dunia hanya titipan,
Kebahagiaan sekejap, nikmatilah dengan ketenangan.

Aku sadar....
Alangkah indah bila ini mimpi,
Hanya sekejap tidak membekas
Tidak sakit dan kecewa.....
Namun aku harus menyadari itu.

Hidup hanyalah sementara,
Keindahan ini hanyalah milikMu...
Kebahagiaanku juga milikMu..
dan, aku pasti akan kembalikan kepadaMu...

Berilah aku pengampunanMu,
meskipun tak pernah tampak wajahMU,
tapiKau tau aku,
Anak manusia yang selalu melupakanMu..