Memotong kuku kaki adalah kegiatan wajib yang harus dilakukan, disamping baik untuk kebersihan dan kesehatan tubuh kita , juga di karenakan Allah suka sama umatnya yang rajin menjaga kebersihan , maka dari itu rajinlah kita untuk selalu memotong kuku.
Baiklah , kita tinggalkan tentang kuku kaki karna sebenarnya yang ingin aku ceritakan di sini adalah tentang kuku kaki ayam dan bukan kuku kaki manusia. Aku punya pengalaman pertama yang mungkin gak kelupakan sampai sekarang....malah kadang kalau diinget-inget malu sendiri.
**
Waktu itu di bulan Agustus tahun 2005, tepatnya aku memulai berumah tangga dengan seorang pria yang baik hati dan tidak sombong yang saat ini Alhamdullilah masih menjadi suamiku. Suami yang selalu sabar dan perhatian....Terimakasih untuk itu Tuhan, meskipun aku dipertemukan lama tetapi menjadi Jodoh hanya dalam waktu singkat.
Ceritanya begini , setelah satu minggu kami menikah, kami langsung pindahan rumah. Aku ikut kerumah suami yang alhamdullilah sudah di belinya sejak awal. Rasanya agak canggung memang tapi berusaha untuk biasa-biasa saja seperti belum menikah dulu.
Dua hari dirumah baru, aku baru mulai memasak sendiri. Meskipun awalnya aku sering memasak tapi beda begitu memasak untuk suami, agak-agak grogi...takut gak enak atau semacamnya. Waktu itu yang aku masak adalah Sop ceker, sambal terasi, tempe goreng, perkedel dan Nasi putih tentunya. Dikarenakan aku sudah biasa masak, jadi semua berlalu dengan tanpa kendala....berjalan lancar dan aroma terasipun sampai menusuk hidung.
Sementara aku masak, suamiku beres-beres dibantu dengan temannya. Siap beres-beres tanpa menunggu lama ...suamiku mengajak temannya untuk makan siang. Begitu sesi makan siang bersama dengan menu sop ceker tiba-tiba wajahku memerah yang gak tau harus diapain biar gak merah dan hilang rasa malu.
Tiba-tiba suamiku yang imut itu bilang, Adek????? kuku kakinya gak di potong ya???? twing...twing...gubrak, Teman suamiku yang kebetulan aku juga kenal berkata, gak apa tinggal untuk ngaruk aja kalau gatal kok....( asli dia sambil ngakak ).
Ternyata teman …..aku lupa memotong kuku kaki ayam tersebut. Mungkin karna geroginya itu sampai lupa hal yang harus dilakukan. Meskipun sudah dibilang sering masak.
Akhirnya supaya tidak hilang selera, aku pilihin ceker ayam dari kuali sama mangkok agar tidak di makan. Tapi suamiku bilang...gak apa, pengalaman pertama tinggal di rumah baru sama suami baru..hehhehe, yang penting besok-besok jangan lupa lagi.
Dari hari itu aku jarang sekali masak sop ceker, kalau tidak permintaan suami baru masak. Tapi, sekarang …. tepatnya sejak punya anak yang suka banget sama sop ceker aku jadi suka lagi masak sop ceker. Yang penting pengalaman pertama kuku kaki gak di potong jangan sampai terulang lagi. Malu...malu teman.

