3 November 2011

Lupa Motong Kuku Kaki


Memotong kuku kaki adalah kegiatan wajib yang harus dilakukan, disamping baik untuk kebersihan dan kesehatan tubuh kita , juga di karenakan Allah suka sama umatnya yang rajin menjaga kebersihan , maka dari itu rajinlah kita untuk selalu memotong kuku.

Baiklah , kita tinggalkan tentang kuku kaki karna sebenarnya yang ingin aku ceritakan di sini adalah tentang kuku kaki ayam dan bukan kuku kaki manusia. Aku punya pengalaman pertama yang mungkin gak kelupakan sampai sekarang....malah kadang kalau diinget-inget malu sendiri.

**

Waktu itu di bulan Agustus tahun 2005, tepatnya aku memulai berumah tangga dengan seorang pria yang baik hati dan tidak sombong yang saat ini Alhamdullilah masih menjadi suamiku. Suami yang selalu sabar dan perhatian....Terimakasih untuk itu Tuhan, meskipun aku dipertemukan lama tetapi menjadi Jodoh hanya dalam waktu singkat.

Ceritanya begini , setelah satu minggu kami menikah, kami langsung pindahan rumah. Aku ikut kerumah suami yang alhamdullilah sudah di belinya sejak awal. Rasanya agak canggung memang tapi berusaha untuk biasa-biasa saja seperti belum menikah dulu.

Dua hari dirumah baru, aku baru mulai memasak sendiri. Meskipun awalnya aku sering memasak tapi beda begitu memasak untuk suami, agak-agak grogi...takut gak enak atau semacamnya. Waktu itu yang aku masak adalah Sop ceker, sambal terasi, tempe goreng, perkedel dan Nasi putih tentunya. Dikarenakan aku sudah biasa masak, jadi semua berlalu dengan tanpa kendala....berjalan lancar dan aroma terasipun sampai menusuk hidung.

Sementara aku masak, suamiku beres-beres dibantu dengan temannya. Siap beres-beres tanpa menunggu lama ...suamiku mengajak temannya untuk makan siang. Begitu sesi makan siang bersama dengan menu sop ceker tiba-tiba wajahku memerah yang gak tau harus diapain biar gak merah dan hilang rasa malu.

Tiba-tiba suamiku yang imut itu bilang, Adek????? kuku kakinya gak di potong ya???? twing...twing...gubrak, Teman suamiku yang kebetulan aku juga kenal berkata, gak apa tinggal untuk ngaruk aja kalau gatal kok....( asli dia sambil ngakak ).

Ternyata teman …..aku lupa memotong kuku kaki ayam tersebut. Mungkin karna geroginya itu sampai lupa hal yang harus dilakukan. Meskipun sudah dibilang sering masak.

Akhirnya supaya tidak hilang selera, aku pilihin ceker ayam dari kuali sama mangkok agar tidak di makan. Tapi suamiku bilang...gak apa, pengalaman pertama tinggal di rumah baru sama suami baru..hehhehe, yang penting besok-besok jangan lupa lagi.

Dari hari itu aku jarang sekali masak sop ceker, kalau tidak permintaan suami baru masak. Tapi, sekarang …. tepatnya sejak punya anak yang suka banget sama sop ceker aku jadi suka lagi masak sop ceker. Yang penting pengalaman pertama kuku kaki gak di potong jangan sampai terulang lagi. Malu...malu teman.


Artikel ini diikutsertakan dalam acara My First GiveAway – Pengalaman Pertama yang diadakan oleh Coretan-coretan Mbak Una.

1 November 2011

Catatan Iseng menjadi Diary Kecil Bunda

Assalamualikum sahabat semua, dan selamat siang sahabat semua...semoga kita selalu dalam keadaan sehat walafiat ya.

Sudah lama sekali rasanya aku membiarkan catatanku yang ini begitu saja....karna sebenarnya aku sendiri sedang bingung juga apa yang mau di tulis pada blog ini.

Akhirnya setelah beberapa lama bersemedi dan meminta petunjuk, alhamdullilah do'a terkabulkan dan petunjuk juga diberikan.

Meskipun aku sadar , hanya sedikit pengunjung setia yang datang kemari....tapi aku tetap ingin memberikan Informasi , kabar kalau mulai hari ini blog ini berganti nama menjadi Diary Kecil Bunda. Dengan alamat blog menjadi : http://mulyanidiary.blogspot.com/

Semoga dengan aku mengganti Judul dan alamat Blog , semangat ngeblogku disini akan semakin rajin dan semakin rajin juga untuk bersilahturahmi kepada sahabat semua.

Kenapa aku ambil perhatian di blog ini :
Mungkin sebagian sahabat sudah tau kalau selain diary kecilku , aku juga punya blog disini. Blog yang selalu aku tongkrongin dan selalu aku update bila ada waktu senggang.

Dan, waktu itu tidak akan berubah....aku akan selalu update pada blogku yang disini. Blog yang nantinya hanya akan aku isi tentang dunia putri kecilku. Apa saja yang dilakukan akan aku tuangkan pada blog tersebut seperti rencana awalku sebelumnya. Sesuai dengan alamat blognya yaitu http://barbiedini.blogspot.com/

***

Untuk Sahabat Setia....maafkan bila ibu yang satu ini banyak maunya, tapi sebenarnya ibu yang satu ini hanya ingin menjalankan hari-hari dengan baik dan penuh cinta kasih pada semua sahabat, keluarga dan sanak saudara.
Untuk tidak melewatkan itu semua, diary kecilku inilah yang nantinya akan mewakili hari-hariku.

Untuk itu, bila ada sahabat yang masih mau berkawan dan menjadi sahabat setiaku...jangan lupa alamat blognya di ganti ya, biar bisa ngikutin cerita-ceritaku disini.

Terimakasih

Salam hangat dari Bintan - Riau



19 Oktober 2011

Akan Merasakan

Ada yang mengatakan :

~ Saat ini mungkin yang kamu rasakan, dia bukanlah belahan jiwamu....atau penenang hidupmu. Tapi suatu hari nanti, kamu akan merasakannya betapa berharganya dia dalam hidupmu ~.

**

Alhamdullilah, aku telah merasakan itu...merasakan betapa dia begitu berharganya dalam hidupku, betapa dia begitu penting bagi kehidupanku. Karna aku merasakan , bagaimana suka dan dukanya mengarungi kehidupan ini.

Untuk pria yang menyayangiku, untuk pria yang tulus hatinya, untuk pria yang memiliki banyak kesabaran, untuk pria yang telah hidup denganku.

Peluk cium dan kasih sayangku untukmu..., do'a yang tak akan pernah putus dalam sholatku untukmu, dimanapun nanti keberadaanmu.


13 Oktober 2011

Suka dan Duka

Hidup ini penuh dengan suka dan duka..

terkadang kita tertawa bahagia,
serasa semua milik kita,
tapi bila kesedihan itu datang,
serasa Tuhan tak adil pada kita.

Suka dan duka pun silih berganti...
mungkin hari ini dan mungkin esok hari.

Suka yang kita punya sekarang,
Duka yang mungkin akan datang.

Tersenyumlah,
syukurilah,
dan.... nikmatilah.

Percaya...Tuhan selalu ada untuk kita.





12 Oktober 2011

Cinta


Ya Allah ya Rahman...ya Rahhim

" Jika Cinta adalah kerinduan
Jadikanlah rindu itu dalam dzikir kepada-Mu

" Jika Cinta adalah perjuangan
Maka korbankanlah semangat didada kami

" Jika cinta itu adalah pengorbanan
Jadikanlah pengorbanan itu tidak sia-sia disisi-Mu

Dan..." Jika Cinta itu adalah air mata
Maka jadikanlah ia air mata taubat kepada-Mu

Amin...Amin...Ya Allah


***
Di copy dari tulisan teman di FB.

15 September 2011

Bingung

Perasaan takut yang selalu hadir ...bagaimana bila aku benar-benar menjalankannya. Siapa yang akan menjaga anakku, bagaimana sekolahnya. Rasanya aku tak siap...tapi bila aku selalu menundanya, meskipun aku tau bahwa hal ini tidak akan bagus untuk diriku.

Ibu....bantu aku, apa yang harus aku lakukan, apakah aku harus kuat sepertimu atau bagaimana. Karna aku masih dalam keadaan yang serba bingung....banyak hal yang aku pikirkan bila aku maju kedepan.

Keputusan mereka tidak sama...yang A mengatakan ini dan yang B mengatakan itu, jadi aku harus mendatangi yang C. Nah...mendatangi yang C ini butuh keberanian dan kesiapan untuk aku pribadi. Karna aku takut untuk mendengar keputusan yang benar-benar diluar dugaanku..

Ayah! bantu aku. Apakah aku harus sepertimu, ingin cepat terus menuju pada tujuannya. Jika iya tapi aku belum siap dan tak bisa.

Bingung dan dilema....

7 September 2011

Maaf! Aku Telat

Ibu...maaf aku telat datang berziarah ketika itu. Sebenarnya aku ingin sekali pada saat awal puasa atau menjelang esok lebaran aku mengunjungimu dahulu seperti mereka. Hanya saja rumahku jauh....

Tapi meskipun jauh aku dan keluarga tidak akan pernah lupa untuk menyempatkan diri mengunjungi tempat peristrirahatan terakhir ibu. Jadi ibu jangan marah bila aku telat datangnya....meskipun aku telat tapi aku tidak akan pernah telat untuk selalu mendoakan ibu dan ayah. Agar ibu selalu bersama-sama dengan ayah di surga sana....

Ibu...cucumu bilang, kenapa rumah nenek disini...dan kenapa nenek tidak bisa menyalami Dini........( hmm cucu yang lugu dan mengemaskan sekarang sudah pintar bertanya ).

25 Agustus 2011

Ya Allah

Ya Allah...
Hanya kepadaMu aku meminta
Hanya kepadaMu juga aku memohon

Ya Allah...
Untuk yang kesekian kalinya aku selalu begini
Meminta dan memohon,
Sebenarnya aku malu.....' tapi?
Hanya ini yang bisa aku lakukan bila menghadapMu

Ya Allah...
Berikanlah kesehatan kepada kakakku
Jangan biarkan ia sakit berkepanjangan
Dialah pengganti Ibu setelah tiada
Jangan Kau berikan sesuatu diluar kemampuan kami...Ya Allah

Ya Allah...
Berikanlah kesembuhan kepada kakaku
Jangan biarkan ia sakit terlalu lama
Dialah tempat kami dan anak-anaknya mengadu
Sesungguhnya aku tau, Engkau sangat sayang pada kami

***
Kakak, Tuhan sangat sayang sama kakak dan kita semua...mungkin ini satu teguran untuk kita selalu mendekatkan diri padaNya.
Kita diberi sakit untuk selalu mengingat pada diri kita bahwa sesungguhnya Tuhan masih memperhatikan kita.

Kakak, aku selalu mendoakan ...semoga kakak cepat sembuh dan bisa kembali seperti sedia kala...banyak yang masih butuh perhatian dan kasih sayangmu.
Masih banyak lagi hal-hal yang mungkin kakak belum selesaikan....untuk itu tetap kuat dan kuatlah, pasti Allah mendengar do'a kita...Amin.

Doa'ku selalu menyertaimu......



16 Agustus 2011

Bangun Kesiangan

Gara-gara cuaca yang sangat mendukung sekali untuk tidur pulas , akhirnya setelah pulang dari taraweh benah-benah sebentar untuk keperluan sahur langsung tidur. Kayaknya gak menunggu lama untuk aku bisa nyenyak tidur malam tadi.

Seperti biasa alaram distel jam 3...., tapi itulah ya...
Akibat sebentar...sebentar dan gak langsung bangun jadinya ke bablasannn gak bangun, jadi intinya hari ini aku gak kebangun sahur karna bangun kesiangan. Begitu terbangun lihat jam udah jam 4.20 ternyata setelah di lihat kembali ternyata jam 5.20...bener..bener...deh.

Jadi hari ini anakku bolong puasanya...maaf ya nak ibu kesiangan, untuk ayah juga maaf ya yah...tapi ayah harus kuat gak boleh ikutan gak puasa kayak Dini.

*
Jangan biasakan mengulur waktu yang sudah ditetapkan, karna bila kita mengulut waktu tersebut dan kita lengah maka kita tidak mendapatkan keuntungan yang baik pula..contohnya kayak saya.
Jadi jangan ikuti saya ya...

Selamat menjalankan ibadah berpuasa....

8 Agustus 2011

Rindu Yang Tak Pernah Hilang

Rindu yang tak pernah hilang datang untuk kesekian kalinya, dimana aku tak dapat melihat pusaramu kembali. Tapi aku selalu berdoa semoga aku masih diberi kesempatan dan umur yang panjang, agar aku bisa mengunjungi pusaramu kembali disana.
Kini pusaramu yang hanya bisa kulihat di layar hp setiap aku merindukanmu....itu sudah mengobati rasa rindu kami.

Ayah.... tau? hari ini adalah puasa yang ke 8 ...dimana 8 tahun yang lalu kabar itu datang kepada kami. Saat kami sedang menjalankan ibadah puasa yang ke 8 hari, saat itu yang aku tak merasakan apa-apa. Tiba-tiba kabar yang mengejutkan datang kepada kami....kalau Ayah benar-benar pergi untuk selamanya.

Meskipun aku sedih dan kehilangan ketika itu , tapi aku juga bersyukur dan berterima kasih kepadaNya....karna Ayah tak akan menderita lagi didunia ini, menderita dengan penyakit ayah yang sudah sekian tahun.
Aku tau...ayah ingin sembuh, ingin mendampingi kami sampai kapan pun....tapi Tuhan punya rencana dan kesembuhan itu juga tak mungkin terjadi pada diri ayah. Ayah iklas...kamipun iklas menghadapinya.

Kini Ayah sudah tenang, bisa bertemu ibu dan bisa melihat kami yang hidup dengan baik-baik. Meskipun puasa dan lebaran tahun ini tak bersama kalian lagi dengan nyata tapi kalian selalu ada dalam hati dan kehidupan kami....dimanapun itu.

Ayah...sampaikan salamku pada Ibu....dan katakan padanya kalau kami semua dalam keadaan baik-baik saja. Aku yang selalu menyanyangi ayah, dan akan terus berdoa untuk Kalian.....terimakasih untuk semuanya Ayah.


4 Agustus 2011

Dua Telinga Hanya Hiasan

Kita diberi mulut untuk berbicara yang baik-baik dan jangan sekali-kali gunakan mulut untuk hal yang tak baik, karna pepatah mengatakan mulutmu adalah harimaumu.
Begitu juga telinga...kedua telingga di berikan oleh tuhan untuk kita gunakan sebagai alat mendengar dan tentunya mendengar hal-hal yang baik juga. Hindarilah pendengaran yang kurang baik karna mungkin akan menyesatkan pada diri kita sendiri.

Tapi diperbolehkan untuk mendengar hal-hal yang mencurigakan.....misalnya tengah malam ada bunyi2 disekeliling rumah ya sapa tau pencuri atau apalah itu.

Tapi mengapa kedua telinga itu hanya untuk hiasan saja, sabar...sabar. Kita di haruskan untuk selalu sabar dan iklas tapi bagaiman bisa bila sesuatu hal yang selalu saja diulang-ulang membuat kepala mendidih dan rasa hati ini dongkol sekali.

Kesabaran manusia itu ada batasnya....bagaimanapun itu tetep kudu sabar tapi bagaimana bila kesabaran itu hampir habis. Saat ini mungkin aku hanya bisa mengelus dadaku berulang-ulang dengan berkata sabar-sabar.


27 Juli 2011

Ibu, Indomie dan Bulan Ramadhan

Setiap bulan puasa Ramadhan ibu tidak pernah absen memberikan masakan Indomie kuah yang rasa ayam bawang pada saat sahur. Hmmm harumnya dan enaknya bila dipasangkan dengan telur dadar yang masih hangat.

Tapi sejak berkeluarga...tak pernah lagi aku memasak Indomie pada saat sahur. Disamping suami gak suka, juga bikin rasa haus kalau waktu siang. Jadi kangen makan indomie buatan ibu saat sahur...

Ini ceritaku ..apa ceritamu.


***

Untuk sahabat semua selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1432H, dan selamat menjalankan Ibadah Puasa. Semoga puasa kita di tahun ini dapat berjalan dengan baik dan kita semua bisa kembali suci.

Minal Aidin WalFaizin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Dari kami sekeluarga.

26 Juli 2011

Dia

Dia..
Yang tak mungkin dilupakan
Pada hati , ingatan dan rasaku
Meskipun terasa tak begitu dekat
Tapi, sudah menjadi satu dalam bayangan.

Dia..
Yang tak akan melupakan
Pada rasa, kenangan dan kebaikan
Meskipun terasa sudah begitu dekat
Tapi, tak bisa membuatnya bertemu

Dia..
Hanya ilusi dalam ingatan semata
Hati dan rasa yang tak bisa tersatukan
karna...
Dia sudah begitu menyakitkan

Dia..
Dimana itu...keadaan itu...
tak akan bisa mampu
membuat...
Dia menjadi satu dalam kehidupan ini.

21 Juli 2011

Ketulusan Palsu

Kau datang dan kita berbicara bersama,
Tapi!...

Mengapa kau lebih memilih pergi,
pergi untuk tidak bersama lagi.

Seharusnya aku sadar,
Tapi!...

Mengapa aku tak menyadarinya,
menyadari akan ketulusanmu yang palsu.

19 Juli 2011

" Poetry Hujan :Setetes Air Mata

Kesabaran yang selalu ada pada dirimu,..
Rasa laparmu selalu kau tutupi demi anak-anakmu,
kau begitu tulus dan mencintai,
rasa cinta dan sayang selalu kau hadirkan.

Aku selalu membayangkan,
bagaimana wajah kebahagiaanmu,
wajah tawamu, wajah senyummu,
Dan wajah hari tuamu.

Hatiku teriris, begitu sakit dan perih.

Ibu.... jangan kau jatuhkan untukku,
sesuatu yang mahal pada dirimu,
meskipun hanya setetes Air Mata,
akan menjadikan beribu-ribu tetesan hujan,
karna tetesan hujan itu,
akan membuat anakmu menyesal seumur hidup Ibu!.

Tapi ! " Mengapa Tuhan.

dimasa aku bisa memberi,
dimasa aku dapat membahagiakannya,
Engkau memanggilnya,
Engkau membawanya.

Membawa Ibu untuk tinggal disisiMu.
Dan , tak akan pernah kembali padaku lagi.

Puisi ini diikutsertakan pada Kuis " Poetry Hujan " yang diselenggarakan
oleh
Bang Aswi dan Putri Amirilis

Izinkan Aku

Ya Allah ...akhirnya semua telah terselesaikan dengan baik, baik itu janjiku pada anak, kegiatanku di Dasa Wisma dan beberapa hutang kunjungan sudah berjalan lancar dan alhamdullilah terselesaikan sudah.

Terima kasih Ya Allah, karna Engkau telah memberikan aku kesehatan hingga hari ini dan mengizinkan aku untuk tetap melakukan kegiatanku sesuai dengan rencana dan jadwal yang sudah aku buat sendiri.....Aku akan selalu berterima kasih padaMu dan akan selalu bersyukur padaMU dengan atas apa yang telah Engkau berikan padaku dan keluargaku...Amin.

Meskipun aku tak pantas untuk selalu meminta padaMu, tapi kumohon padaMu izinkan aku untuk dapat melakukan dengan baik agar aku bisa menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan yang tinggal menghitung hari.....agar aku bisa menjalankan amanah sebagai Istri dan Ibu yang baik untuk keluargaku...menyediakan mereka makan sahur, berbuka, makan bersama, sholat berjamaah dan menyediakan makanan-makanan kecil untuk anakku.

Ya Allah,.....hanya kepadaMu aku memohon dan hanya kepadaMu aku meminta. Maafkan aku jika aku hamba yang hanya bisa meminta tanpa pernah memberi.

13 Juli 2011

Cerita Sahabat

Apakah ini Balasan.

Saat itu aku hanya bisa mendengarkan apa yang ia katakan....setelah lama mendengar apa yang menjadi keluh kesahnya aku menyadari betapa kasihannya ia. Sendiri tanpa teman dekat dan pendamping hidup.

Waktu berlalu begitu cepat antara ia dan kekasihnya dulu ternyata tidak mudah untuk dilupakan begitu saja. Meskipun sudah banyak waktu terisi dengan bermacam-macam kegiatan tetapi masih saja ia mengingat seseorang.

Ingin sekali aku menghiburnya....seperti aku menghibur hatiku. Tapi apalah daya, aku juga lemah...tak banyak yang bisa aku berikan dan katakan untuknya.

Dari hati kecilku yang bisa aku katakan ...mungkin ketika itu ia begitu egois, membiarkan apa yang sudah menjadi rencana terlupakan begitu saja sehingga kekasihnya merasa tidak di hargai. Atau mungkin ini balasan atas perbuatannya ketika dulu.... Tapi aku tak bisa mengatakan itu karna aku tak ingin membuat temanku terluka.

27 Juni 2011

Jauhkah ia

Hati kecilku mengatakan.....kalau hari ini aku sedang kesal dan kecewa, tapi entah kepada siapa itu.
Apakah pada rumput yang bergoyang atau kepada manusia.

Ya Allah tenangkanlah hatiku..jauhkan ia dari perasangka buruk, jauhkan ia dari memfitnah.

14 Juni 2011

Ayah Maafkan Aku

Ayah....maafkan aku , sudah beberapa bulan ini aku tidak pulang, kurang lebih 4 bulan....tidak pulangnya aku bukan karna aku malas atau aku tak ingin melihat kabar mereka tetapi aku benar-benar sibuk Ayah. Disamping bekerja..kegiatan cucumu juga sudah lumayan padat....ditambah lagi cucumu itu tidak boleh terlalu lelah, karna jika kelelahan saja ia akan sakit.

Karna itu aku menunggu waktunya liburan sekolah......dengan liburnya sekolah maka cucumu akan lebih lama bermain dengan saudara-saudaranya nanti, sehingga kami tidak perlu buru-buru pulang kerumah kami jika liburan.
Dan aku memilih libur sekolah karna cucumu juga akan libur dari mengaji, sayangkan kalau harus absen dari mengajinya.

Ayah...cucumu sekarang sudah besar...cantik, manis dan gemesin....umurnya sekarang 5 tahun 3 bulan. Dia sudah pandai mengeja, menulis, mewarnai dengan baik dan berani tampil didepan orang banyak. Dia juga tidak merasa malu jika ada tanya jawab ditempat mengajinya karna itu ia sudah 2 kali mendapat hadiah dari tanya jawab tersebut.

Ayah..doakan aku ya..semoga aku bisa menjadi ibu yang baik dan dapat menjaga cucumu itu dengan pendidikan yang seharunya, menjadi anak yang sholeh dan berkati pada kedua orang tuanya kelak. Dan insyaallah bulan depan pada saat libur sekolah aku akan pulang untuk bertemu dengan saudara-saudaraku.

Ayah...baik-baiklah diSana , salam sayang dan kangenku pada Ibu....

1 Juni 2011

Iklas dan Sabar Bersaudara

Hidup ini penuh dengan suka dan duka, sedih dan gembira, bahagia dan sengsara, menagis dan tertawa, tersenyum bahagia dan tersenyum terpaksa...dan masih banyak lagi bila kita ingin menulisnya.

Untuk itu....kenanglah dan simpanlah apa yang sudah menjadi suka dan duka dalam kehidupan kita, baik itu kehidupan kita yang lalu maupun kehidupan yang baru kita alami. Karna semua hal dalam kehidupan kita yang sudah kita lalui tidak akan bisa dengan mudah hilang dan pergi...meskipun menggunakan kata Permisi.

Yang harus kita perbesar dan perbuat hanyalah bersyukur dan berusaha untuk Iklas dengan apapun itu. Karna hanya Iklas lah obat dari kesembuhan duka lara yang menyerang kita.

Meskipun berkata dan menulis tentang Iklas adalah hal termudah , dan menjalankan itu yang sulit dan terberat.....yakinlah kalau semua akan baik2 saja, karna aku pernah menjalankannya. Benar-benar hal terberat dan tersulit.......tapi insyaallah semua bisa kita lewati, dan aku akan terus melakukannya. Melakukan usaha untuk tetap iklas dan sabar apapun itu....karna iklas dan sabar itu bersaudara...( Tetanggaku di Tg Pinang Iklas dan Sabar adalah bersaudara ).